Judul posting ini diambil dari judul salah satu buku yang saya beli dalam acara belanja baru-baru ini.
Layaknya buku Dan Brown lainnya, kisah selalu diawali dengan terjadinya suatu pembunuhan yang dibuat mengambang, tanpa penjelasan motif, dan separuh identitas, lalu fakta-fakta baru ditambahkan seiring dengan berjalannya cerita.
Cerita seolah-olah maju kemudian mundur padahal cerita selalu maju. Sepertinya ini adalah gaya penulisan Dan Brown, dari yang saya baca dalam 3 novelnya.
Dan…
yang pasti penuh kejutan.
Ini yang membuat saya betah membaca buku ini dan 2 buku Dan Brown sebelumnya, The Da Vinci Code dan Angels and Demons, dan membuat kita penasaran akan akhir dari kisah di setiap bukunya.
Digital Fortress mengingatkan saya pada sebuah pengalaman pribadi tentang password di atas password.
Saya memiliki semacam fasilitas password keeper di dalam pda, yaitu program yang digunakan untuk menyimpan seluruh catatan password yang kita input. Mulai dari password email, nomor kartu kredit, pin, dan lainnya. Untuk melindungi data yang kita input, program hanya dapat diaktifkan setelah kita memasukan password.
Bayangkan, catatan password yang dilindungi oleh password.
Dan silahkan bayangkan kembali, apa yang terjadi saat kita ingin melihat catatan password di dalam program namun kita lupa password untuk mengaktifkan program.
Dan ini pernah terjadi pada diri saya.





Saya juga penggemar buku Dan Brown. Kebetulan saya baru baca 2 dari 4 buku nya. Tapi saya akan segera menyusul dengan buku ketiga yang diterbitkan di Indonesia (Digital Fortress). Sejauh ini kisah Angel And Demon lah yang paling menarik perhatian saya, karena isinya tentang perlawanan kelompok pembela pengetahuan melawan kelompok agama. Walaupun Da Vinci Code juga gak kalah seru, tapi kurang menegangkan karena gak melibatkan teror yang bisa menyebabkan kematian banyak orang. Apalagi ada bahasan tentang fisika disitu.Selain itu pembahasan tentang arsitektur juga lebih banyak.
wah….kayaknya keren deh…aku sih baru baca Da Vinci Code aja.
itu aja keren bgt, gimana dua bukunya yah…
kudu baca nih kayaknya…
kayaknya keren tuh……aku dah baca 2 dr 4 novel Dan Brown. Gue suka kedua-duanya seh….(Da Vinci Code dan Angels & Demons). Yang Da VInci Code seru banget dengan kode-kode terselubung dari Sauniere dan Da VInci. Yang Angels & Demons seru banget bisa berpetualang di kota Roma kuno.Selain itu teror2 dan pembunuhannya kejem!dan petualangannya seru bangets!!!!!!aku jadi pengen baca Digital Fortress, kayaknya bagus. Tapi, yang satunya, Deception Point,gak sebagus ketiga novel Dan Brown lainnya.
[...] adalah buku ke-empat Dan Brown yang saya baca setelah The Da Vinci Code, Angels and Demons, dan Digital Fortress. Cukup lama saya mencari buku ini, khususnya yang versi bahasa Indonesia sebab saya telah membaca [...]
kl q udh baca angels and demon,critanya emang baguss bgt,alur crita yg tak mudah di tebak,terkadang banyak kejutan,tp sayangnya hampir sama ama yg da vinci code cara penyampaianya.ttg inti dari nukleusnya itu,apa benar?bisa ngga dan brown kasih penjelasan?