Judul yang menarik bukan?
Judul posting diilhami oleh sebuah tayangan iklan susu atau minuman energi (sebagaimana sebutan kesukaan teman-teman saya atas produk ini), yang identik dengan kemasan berwarna hijau dan generasi muda yang gemar berolah-raga dan membutuhkan energi ekstra dari susu yang diminumnya.
Iklan yang saya maksud dalam judul posting ini adalah iklan yang berkisah tentang seorang anak yang tengah bermain sepakbola bersama teman-temannya. Setelah melewati 2 pemain belakang lawan, ia akhirnya berhadapan dengan penjaga gawang. Dengan penuh keyakinan ia menendang bola sekeras-kerasnya ke arah gawang, namun….
sayang sekali bola melesat jauh tinggi di atas gawang.
Dalam iklan tersebut digambarkan bahwa bola melayang tinggi ke angkasa, keluar dari atmosfer bumi dan akhirnya “seolah-olah” mengorbit di ketinggian tertentu dan berputar mengelilingi bumi.
Scene iklan kemudian beralih ke situasi di dekat gawang dimana terlihat anak-anak tersebut melihat ke arah menghilangnya bola, dan…
secara tiba-tiba, dari arah belakang, sebuah bola melayang masuk ke dalam gawang, bola yang sama yang telah ditendang oleh sang penyerang.
Berikut ini adalah tinjauan matematis atas iklan yang saya beri judul “Tendangan Keliling Bumi”:
- Berapa kecepatan rata-rata sebuah bola hasil tendangan seorang pemain bola?
Berbeda dengan pertandingan tenis, yang biasanya mempergunakan alat pengukur kecepatan (speed gun) untuk mengukur kecepatan sebuah bola yang dipukul oleh kedua pemain, saya belum pernah melihat ada review atau penggunaan metode yang sama di sebuah pertandingan sepakbola. Meskipun demikian, jika kecepatan sebuah bola tenis bisa mencapai 100 km/jam, maka dengan mengabaikan perbedaan berat bola tenis dan bola sepak, saya dapat mengasumsikan bahwa kecepatan sebuah bola hasil tendangan seorang pemain bola akan berkisar 60 – 100 km/jam. Untuk mempermudah tinjauan ini, saya akan mempergunakan angka 100 km/jam - Berapa keliling Bumi?
Data yang satu ini bersebaran di jagat maya, jadi penggunaan asumsi di-makruh-kan dalam tinjauan ini.
Keliling ekuator bumi adalah 40.075,02 km. Keliling ekuatorial saya pilih sebab Indonesia berada pada posisi garis ekuator sehingga data keliling ekuatorial yang saya gunakan akan mewakili kondisi iklan di atas. - Berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh bola di dalam iklan tersebut untuk mengelilingi bumi berdasarkan asumi-asumsi yang kita miliki di atas?
Fungsi waktu dan keterkaitannya dengan jarak dan kecepatan dapat dituangkan dalam formula “d = v * t”, dimana “d” adalah jarak yang ditempuh, “v” adalah kecepatan rata-rata, dan “t” adalah waktu tempuh. Dari formula dan asumsi di atas, waktu yang dibutuhkan oleh bola untuk mengelilingi bumi adalah sekitar 401 jam. Atau kira-kira 17 hari!
Paling tidak, anak-anak tersebut bisa pulang, mandi, dan melakukan aktivitas lainnya sambil menanti bola tersebut kembali, dan masuk ke dalam gawang.





duh untuk bisa menendang dengan kecepatan segitu berapa yach kekuatan yang di butuhkan?…
Saya cuma kagum aja, kok dari lihat iklan sampai kepikiran untuk menghitung berapa lama bola itu mengelilingi bumi. Jempol deh.
ada juga yang bertanya “kagak ada kerjaan ya?”
Hehehe
siapa sih guru fisikanya waktu sekolah kok bisa menciptakan seorang yang berpikiran seperti itu? imajinasinya lumayan juga tuh ! kenapa gak jadi pelawak aja……?
hhhhhhheeeeee
Jika waktu yg diperlukan oleh bola untuk kembali lagi ke bumi adalah 5 detik, maka kekuatan tendangan yg dilakukan oleh sang anak adalah 8015 km/jam.
Salam.