Berbuka puasa identik dengan tajil. Sejak kecil, saya dan mungkin sebagian besar (sepengetahuan saya) masyarakat Indonesia terbiasa berbuka puasa dengan menyantap tajil terlebih dulu sebelum masuk ke menu utama.
Agar tidak terjadi perbedaan persepsi, yang dimaksud dengan tajil di dalam posting ini adalah makanan pembuka sebelum masuk ke makanan berat atau menu utama berbuka puasa. Tajil yang biasa saya santap adalah segala jenis makanan ringan, baik manis maupun asin yang digabung dengan minuman segar, seperti teh manis atau segelas cincau. Hmmm, membayangkannya saja bikin lapar.
Dua hari yang lalu, saat saya pulang dari kantor, Bunbun membuatkan cireng sebagai tajil berbuka. Cireng sepertinya adalah makanan khas Bandung (sunda). Hal ini sangat tercermin dari namanya. Cireng = Aci digoreng. Di kota lain, bahkan di kota tempat tinggal saya saat ini model jajanan yang sama sempat saya lihat, namun saya tidak tahu sebutannya.
Yang istimewa dari cireng buatan Bunbun kali ini adalah Cireng Keju. Rasanya baru kali ini saya merasakan cireng berisi irisan keju di dalamnya. Bagi penggemar cireng, isi cireng biasanya adalah bumbu kacang atau bumbu pecel.
Anyway, ini resep cireng yang saya ambil dari Bunbun:
Bahan:
250gr tepung tapioka/sagu
3sdm tepung terigu
Daun bawang secukupnya, iris halus
Air panas secukupnya
Isi:
Bumbu pecel yang sudah jadi, secukupnya, atau
Keju batang, iris tipis-tipis
Bumbu:
3 siung bawang putih, haluskan
Garam secukupnya
Cara membuat:
- Campurkan tepung tapioka, tepung terigu, daun bawang, beserta bumbu hingga merata.
- Masukkan air panas sedikit demi sedikit sambil diuleni/aduk sampai tidak lengket dan bisa dibentuk di tangan.
- Cetak cireng sesuai selera, tambahkan isi.
- Goreng dengan minyak panas.
- Sajikan dalam keadaan hangat-hangat.
Silahkan dicoba, yang pasti jangan lupa berbagi.
Oh ya, perbedaan cireng keju dan cireng bumbu pecel bisa terlihat jelas pada foto di atas. Warna kecoklatan pada cireng menunjukan bahwa cireng tersebut berisi bumbu pecel sementara yang berwarna kekuningan adalah cireng keju.





langsung nyuruh mama nya shiva untuk catat semua bahannya dan langsung di praktekkan
hasilnya kabarin dan kirim ke rumah ya.
mau dunks cirengnya….kangen deh ma dina…
nyam nyam..kayanya uenaakkk!
waduh saya salah kalo gitu, barusan mau bikin cireng gak cari info dulu, akhirnya jadi kayak lem tuh adonannya… wakakak, gak bisa digoreng…..
makasih buat, resepnya, saya penggemar cireng bgt dan hampir selalu beli karena gak tau cara membuatnya, padahal kl beli juga harganya lumayan, apalagi disini, di daerah bintaro…
Wah makanan watu masih SD tuh…