<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>blog: arya nugraha &#187; TV</title>
	<atom:link href="http://aryanugraha.wordpress.com/category/tv/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aryanugraha.wordpress.com</link>
	<description>any moment, any time</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Jan 2010 13:36:23 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='aryanugraha.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/bb8dd580d94ebf6fa3b69bc35128d32c?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>blog: arya nugraha &#187; TV</title>
		<link>http://aryanugraha.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://aryanugraha.wordpress.com/osd.xml" title="blog: arya nugraha" />
		<item>
		<title>Save the Cheerleader, Save the World!</title>
		<link>http://aryanugraha.wordpress.com/2007/07/04/save-the-cheerleader-save-the-world/</link>
		<comments>http://aryanugraha.wordpress.com/2007/07/04/save-the-cheerleader-save-the-world/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jul 2007 08:24:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arya</dc:creator>
				<category><![CDATA[TV]]></category>
		<category><![CDATA[movies]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aryanugraha.wordpress.com/2007/07/04/save-the-cheerleader-save-the-world/</guid>
		<description><![CDATA[Kutipan paling berpengaruh pada hidup saya sepanjang bulan Mei dan bulan Juni yang lalu. Quotation tersebut masuk dalam kehidupan saya sejak saya tergila-gila pada serial TV Heroes, yang baru menyelesaikan Season 1.
Serial TV Heroes berkisah tentang sekelompok manusia yang berfikir bahwa mereka adalah manusia biasa namun secara perlahan-lahan mereka menyadari bahwa mereka memiliki kemampuan khusus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aryanugraha.wordpress.com&blog=273363&post=131&subd=aryanugraha&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://aryanugraha.files.wordpress.com/2007/07/heroes_season1.thumbnail.jpg" alt="Heroes Season 1" align="left" />Kutipan paling berpengaruh pada hidup saya sepanjang bulan Mei dan bulan Juni yang lalu. <em>Quotation</em> tersebut masuk dalam kehidupan saya sejak saya tergila-gila pada serial TV <a href="http://www.nbc.com/Heroes/" title="Heroes">Heroes</a>, yang baru menyelesaikan Season 1.</p>
<p>Serial TV Heroes berkisah tentang sekelompok manusia yang berfikir bahwa mereka adalah manusia biasa namun secara perlahan-lahan mereka menyadari bahwa mereka memiliki kemampuan khusus yang membuat mereka menjadi unik sekaligus <em>superhuman</em>. Sebagian dari mereka menganggap keunikan mereka sebagai sebuah anugerah sebagian lainnya menginginkan kehidupan normal tanpa keunikan yang mereka miliki. Seiring berjalannya waktu, masing-masing menyadari peran mereka untuk mencegah kehancuran dan menyelamatkan umat manusia dengan kekuatan super yang mereka miliki.</p>
<p><span id="more-131"></span>Kunci dari seluruh kehancuran yang akan terjadi terletak pada diri seorang cheerleader, Claire Bennet, yang ternyata memiliki kemampuan untuk menyembuhkan dirinya dari berbagai jenis luka secara cepat, bahkan ia tidak bisa mati. Hal ini pertama kali diketahui oleh Hiro Nakamura, yang memiliki kemampuan untuk memanipulasi ruang dan waktu, setelah mendapat pesan dari dirinya sendiri yang berasal dari masa depan. Bersama-sama dengan beberapa manusia super lainnya, dengan kemampuan melukis masa depan, terbang, menyerap kemampuan super dari manusia yang ada disekitarnya, Hiro Nakamura berjuang untuk menyelamatkan sang cheerleader untuk menyelamatkan bumi sementara halangan selalu muncul dari organisasi pemantau manusia super dan tokoh jahat, Sylar, yang memiliki kemampuan untuk mempelajari kemampuan super dengan cara membelah kepala dan mempelajari isi otak dari sang manusia super.</p>
<p>Heroes adalah serial drama-science-fiction TV karya <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Tim_Kring" title="Tim Kring">Tim Kring</a> yang pertama kali ditayangkan oleh NBC pada 25 September 2006. Serial Heroes memiliki pola sebagaimana buku komik Amerika dan buku serial silat Kho Ping Hoo dimana kisah dijalin oleh beberapa kisah tunggal paralel untuk mendukung kisah utama. Season pertama terdiri dari <a href="http://www.heroestheseries.com/heroes-episode-guide-season-1/" title="Episode guidance">23 episode</a> yang membuat saya tahan untuk <em>manteng</em> di depan tv dan di depan laptop hingga dini hari. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dari seluruh episode yang telah saya saksikan, episode 18 &#8220;Parasite&#8221; dan episode 20 &#8220;Five Years Gone&#8221; adalah episode yang paling menarik yaitu saat-saat Peter Petrelli dan Sylar berhadapan dengan kekuatan mereka masing-masing.</p>
<p>No further comments, you should see it by yourself.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aryanugraha.wordpress.com/131/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aryanugraha.wordpress.com/131/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aryanugraha.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aryanugraha.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aryanugraha.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aryanugraha.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aryanugraha.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aryanugraha.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aryanugraha.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aryanugraha.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aryanugraha.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aryanugraha.wordpress.com/131/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aryanugraha.wordpress.com&blog=273363&post=131&subd=aryanugraha&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aryanugraha.wordpress.com/2007/07/04/save-the-cheerleader-save-the-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8dfefd9f7eef9fbd21d788fc31e1ed57?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">arya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aryanugraha.files.wordpress.com/2007/07/heroes_season1.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Heroes Season 1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Maaf, Kami Kehabisan Stok Model Cantik</title>
		<link>http://aryanugraha.wordpress.com/2006/08/23/maaf-kami-kehabisan-stok-model-cantik/</link>
		<comments>http://aryanugraha.wordpress.com/2006/08/23/maaf-kami-kehabisan-stok-model-cantik/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Aug 2006 13:21:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arya</dc:creator>
				<category><![CDATA[TV]]></category>
		<category><![CDATA[opinion]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aryanugraha.wordpress.com/2006/08/23/maaf-kami-kehabisan-stok-model-cantik/</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini mata saya tertarik kembali pada 2 wanita cantik (dan tentu saja seksi serta berbetis indah) dalam iklan sabun kecantikan Lux versi terbaru. Namun, tidak seperti biasanya, pagi ini saya masih bisa melihat sudut-sudut lain dalam layar tv, tidak hanya terfokus pada kedua orang model tersebut, dan saya agak terkejut saat melihat tulisan bahwa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aryanugraha.wordpress.com&blog=273363&post=64&subd=aryanugraha&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pagi ini mata saya tertarik kembali pada 2 wanita cantik (dan tentu saja seksi serta berbetis indah) dalam iklan sabun kecantikan Lux versi terbaru. Namun, tidak seperti biasanya, pagi ini saya masih bisa melihat sudut-sudut lain dalam layar tv, tidak hanya terfokus pada kedua orang model tersebut, dan saya agak terkejut saat melihat tulisan bahwa salah satu model tersebut berasal dari Thailand (dan juga Taiwan &#8211; dalam iklan Lux lainnya).</p>
<p><i>What?!</i></p>
<p>Sayang sekali, stock wanita cantik, seksi, berbetis indah sudah habis di negeri ini &#8211; sehingga kita harus mengimport model iklan dari luar negeri.<br />
atau, jangan-jangan kreativitas bangsa ini sudah mandek saat harus mengeksplorasi (tentu saja dalam pengertian yang baik) keindahan wanita negeri sendiri?</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aryanugraha.wordpress.com/64/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aryanugraha.wordpress.com/64/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aryanugraha.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aryanugraha.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aryanugraha.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aryanugraha.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aryanugraha.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aryanugraha.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aryanugraha.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aryanugraha.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aryanugraha.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aryanugraha.wordpress.com/64/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aryanugraha.wordpress.com&blog=273363&post=64&subd=aryanugraha&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aryanugraha.wordpress.com/2006/08/23/maaf-kami-kehabisan-stok-model-cantik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8dfefd9f7eef9fbd21d788fc31e1ed57?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">arya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kartu Kredit Untuk Segalanya</title>
		<link>http://aryanugraha.wordpress.com/2006/08/10/kartu-kredit-untuk-segalanya/</link>
		<comments>http://aryanugraha.wordpress.com/2006/08/10/kartu-kredit-untuk-segalanya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Aug 2006 13:20:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arya</dc:creator>
				<category><![CDATA[TV]]></category>
		<category><![CDATA[fun]]></category>
		<category><![CDATA[opinion]]></category>
		<category><![CDATA[personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aryanugraha.wordpress.com/2006/08/10/kartu-kredit-untuk-segalanya/</guid>
		<description><![CDATA[Pernah melihat iklan Visa dengan tema &#8220;burung&#8221;? Untuk mengingatkan, screen akhir dari iklan ini adalah sebuah kartu kredit Visa berwarna emas dengan tag &#8220;Untuk Segalanya&#8221;.
Pagi ini, iklan tersebut menarik perhatian saya. Bukan karena intensitasnya yang cukup tinggi, 2 kali tayang dalam jangka waktu 5 menit, terlebih saat berita pagi hari. Iklan ini menarik perhatian saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aryanugraha.wordpress.com&blog=273363&post=60&subd=aryanugraha&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pernah melihat iklan Visa dengan tema &#8220;burung&#8221;? Untuk mengingatkan, screen akhir dari iklan ini adalah sebuah kartu kredit Visa berwarna emas dengan tag &#8220;Untuk Segalanya&#8221;.<br />
Pagi ini, iklan tersebut menarik perhatian saya. Bukan karena intensitasnya yang cukup tinggi, 2 kali tayang dalam jangka waktu 5 menit, terlebih saat berita pagi hari. Iklan ini menarik perhatian saya karena tag-nya itu.</p>
<p>Bagi saya, Untuk Segalanya adalah pilihan kata yang powerful.<br />
Untuk Segalanya (dalam kartu kredit) juga berima dengan &#8220;for everything else that money can&#8217;t buy&#8221; (<em>ini iklan apa ya?</em>)<br />
Atau signature unik salah satu rekan dari milis <a href="http://groups.yahoo.com/group/id-PalmOS/">Id-PalmOS</a> yang terjemahannya kurang lebih adalah &#8220;uang bukanlah segalanya, untuk itu diciptakan Kartu Kredit&#8221;</p>
<p>Saya jadi teringat saat berbulan madu di Bali. Sebuah toko menolak uang yang saya berikan untuk membayar sebuah kaus, </p>
<blockquote><p>Bayarnya pake kartu kredit aja, Mas.<br />
Kita gak terima uang tunai</p></blockquote>
<p>Saya langsung keluar dari toko tersebut, tapi tentu saja karena saya memang tidak punya kartu kredit saat itu. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dunia memang bergerak sedemikan cepat. Bahkan tukang sayur yang biasa lewat di depan rumah dengan motor tua kesayangannya, saat ini mampu menerima pesanan sayuran, telur, daging, bumbu-masak, dan lainnya melalui sebuah pesan singkat (SMS) di HP-nya. Tapi, apakah benar sedemikian powerful-nya sebuah kartu kredit?</p>
<p>Saya hanya bisa termenung saat mencoba menjawab pertanyaan tersebut. Hingga saat ini saya belum pernah melihat parameter yang dapat dijadikan acuan kuantitatif tentang ke-pwerful-an sebuah kartu kredit, sehingga kartu kredit berhak &#8220;mematenkan&#8221; dirinya &#8220;Untuk Segalanya&#8221;.</p>
<p>Saya sendiri adalah pengguna kartu kredit &#8211; yang paling malas. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /><br />
Catatan penggunaan saya mungkin adalah yang paling buruk &#8211; maksudnya paling jarang menggunakan kartu kredit dan saat saya menggunakannya saya akan membayar lunas saat jatuh tempo.<br />
Lalu, jika demikian, untuk apa saya memiliki sebuah kartu kredit?</p>
<p>Ingat, selain kegunaannya sebagai sebuah bukti dan hak anda untuk mendapatkan kredit dari penerbit kartu, anda juga mendapatkan, paling tidak, 2 hal positif dengan adanya kartu kredit yaitu:</p>
<ol>
<li>Relatif lebih aman karena anda tidak perlu selalu membawa cash dalam jumlah besar. Ingat: Relatif. Kartu kredit tidak menjamin anda tidak akan pernah dirampok. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </li>
<li>Relatif lebih nyaman. Bandingkan saat anda harus membawa cash dalam jumlah yang setara dengan limit kredit dari kartu kredit anda, paling tidak saku atau dompet anda akan lebih tipis dan mudah masuk ke dalam saku.</li>
</ol>
<p>Apakah model penggunaan yang saya lakukan termasuk dalam kategori &#8220;Untuk Segalanya&#8221; di atas?</p>
<p>Lalu, mengapa &#8220;Untuk Segalanya&#8221; tidak dapat saya gunakan saat saya hendak membeli permen karet di warung dekat rumah?<br />
Mengapa istri saya tidak bisa memanfaatkannya saat membeli bawang putih di PakLik tukang sayur? (<em>Padahal PakLik sudah jago ber-sms lho sekarang</em>)<br />
Mengapa Paman Gober masih senang berenang dalam lautan uang receh?<br />
Dan penjual burung di sini masih kebingungan saat saya tanya apakah ia lebih senang menerima visa atau mastercard, padahal tukang burung dalam iklan di atas lebih menyenangi Visa. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aryanugraha.wordpress.com/60/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aryanugraha.wordpress.com/60/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aryanugraha.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aryanugraha.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aryanugraha.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aryanugraha.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aryanugraha.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aryanugraha.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aryanugraha.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aryanugraha.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aryanugraha.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aryanugraha.wordpress.com/60/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aryanugraha.wordpress.com&blog=273363&post=60&subd=aryanugraha&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aryanugraha.wordpress.com/2006/08/10/kartu-kredit-untuk-segalanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8dfefd9f7eef9fbd21d788fc31e1ed57?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">arya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fatwa Haram Bagi Infotainment Dari NU</title>
		<link>http://aryanugraha.wordpress.com/2006/08/02/fatwa-haram-bagi-infotainment-dari-nu/</link>
		<comments>http://aryanugraha.wordpress.com/2006/08/02/fatwa-haram-bagi-infotainment-dari-nu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Aug 2006 13:39:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arya</dc:creator>
				<category><![CDATA[TV]]></category>
		<category><![CDATA[indonesiana]]></category>
		<category><![CDATA[opinion]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aryanugraha.wordpress.com/2006/08/02/fatwa-haram-bagi-infotainment-dari-nu/</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini saya sempat berdiskusi dengan salah seorang rekan tentang fatwa haram yang dikeluarkan oleh NU atas tayangan infotainment di TV.
Meskipun saya sempat berfikir &#8220;Penting gak sih sebuah organisasi Islam terbesar di negara ini memikirkan sebuah infotainment?&#8221;, namun saya juga menyadari bahwa aturan (untuk mengatur yang serba tidak jelas) perlu dibuat hingga ke level terkecil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aryanugraha.wordpress.com&blog=273363&post=56&subd=aryanugraha&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Hari ini saya sempat berdiskusi dengan salah seorang rekan tentang fatwa haram yang dikeluarkan oleh NU atas tayangan infotainment di TV.</p>
<p>Meskipun saya sempat berfikir &#8220;Penting gak sih sebuah organisasi Islam terbesar di negara ini memikirkan sebuah infotainment?&#8221;, namun saya juga menyadari bahwa aturan (untuk mengatur yang serba tidak jelas) perlu dibuat hingga ke level terkecil sekalipun. Artinya tida ada yang kecil dari sebuah infotainment, terlebih jika NU yang memikirkan hal ini.</p>
<p>Hingga saat saya menulis posting ini, saya belum melihat dan membaca secara rinci produk fatwa ini &#8211; dan saya juga tidak ingin menjadi orang yang berpura-pura memahami latar belakang, tujuan, bahkan kesimpulan fatwa ini, meskipun demikian ada satu hal yang menjadi fokus perhatian saya yaitu BATASAN RUANG LINGKUP fatwa ini.</p>
<p>Jika fatwa haram yang dikeluarkan NU atas seluruh tayangan infotainment, maka pertanyaan saya adalah &#8220;Infotainment mana yang diharamkan?&#8221;</p>
<p>Saya bukan pula ingin menjadi orang yang ahli bahasa (<em>lha wong bahasa indonesia saya saja nilainya pas banget untuk lulus</em>), namun menurut saya:<br />
Info-tainment berasal dari gabungan informasi (<em>information</em>) dan entertainment. Secara kasar infotainment dapat diterjemahkan menjadi hiburan (baca: acara atau program) yang bersifat informatif. Prinsip penerjemahan semacam ini akan cocok saat saya berbicara &#8220;edutainment&#8221;. Saat saya berdiskusi tentang hal ini, rekan saya lebih menyenangi terjemahan &#8220;informasi yang disampaikan dengan cara menghibur atau informasi tentang suatu hal yang berkaitan dengan hiburan&#8221;.</p>
<p>Yang manapun yang akan digunakan, ada dua kata kunci di sana: Informasi dan Hiburan.</p>
<p>Lalu acara atau program apa yang digolongkan ke dalam infotainment?</p>
<p>Ternyata penggolongannya bisa bervariasi menurut persepsi masing-masing orang. Bagi saya, yang termasuk dalam infotainment adalah seluruh acara yang menyampaikan informasi namun dikemas dengan cara yang menghibur. Misalnya acara tentang daerah wisata, tangga lagu, acara tentang film-film terbaru, lokasi jajanan yang ada di suatu daerah, talk show, dan tentu saja (sayangnya) <strong>gosip</strong>.<br />
Dan (sayangnya lagi&#8230;) kebanyakan orang menyamakan arti infotainment dengan acara gosip.</p>
<p>Saya yakin,  yang dimaksud dalam fatwa haram NU ini tentu adalah acara-acara yang mengedepankan gosip (ghibah). Artinya BUKAN infotainment-nya yang diharamkan, tapi GOSIP-nya yang diharamkan. Batasan dan ruang lingkup ini perlu jelas. Jika tidak, saya akan bingung saat saya menyaksikan sebuah tayangan tentang betapa lezatnya sate padang di daerah Blok S, sambil mengeluarkan air liur menyaksikan pembawa acara menyantap hidangan tersebut, namun hati kecil saya menyatakan bahwa infotainment yang saya saksikan ini (katanya) haram &#8211; padahal tidak ada yang salah dalam infotainment ini.</p>
<p>Dan perlu diingat, masyarakat Indonesia yang ahli bersilat lidah akan dengan mudah berkelit saat sebuah tayangan &#8220;diharamkan&#8221; untuk disaksikan. Sudah terbayang oleh saya, akan ada orang-orang yang berkata</p>
<blockquote><p>Tayangan kami bukan infotainment, apalagi gosip. Kami hanya mencoba menampilkan sebuah berita dengan cara yang berbeda. Bahkan dalam setiap tayangan, kami dengan jelas menyatakan<br />
&#8220;Kami menyampaikan kabar, bukan sembarang kabar, karena kami kabar-kabari&#8221;.</p></blockquote>
<p>atau</p>
<blockquote><p>Yang kami tayangkan bukanlah infotainment, apalagi gosip. Kami hanya menyampaikan &#8220;berita&#8221; seputar selebritis.</p></blockquote>
<p><em>Udah kebayang deh&#8230;</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aryanugraha.wordpress.com/56/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aryanugraha.wordpress.com/56/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aryanugraha.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aryanugraha.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aryanugraha.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aryanugraha.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aryanugraha.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aryanugraha.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aryanugraha.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aryanugraha.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aryanugraha.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aryanugraha.wordpress.com/56/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aryanugraha.wordpress.com&blog=273363&post=56&subd=aryanugraha&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aryanugraha.wordpress.com/2006/08/02/fatwa-haram-bagi-infotainment-dari-nu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8dfefd9f7eef9fbd21d788fc31e1ed57?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">arya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Setia Setiap Saat dan Salah Ketiak</title>
		<link>http://aryanugraha.wordpress.com/2006/07/28/setia-setiap-saat-dan-salah-ketiak/</link>
		<comments>http://aryanugraha.wordpress.com/2006/07/28/setia-setiap-saat-dan-salah-ketiak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Jul 2006 13:41:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arya</dc:creator>
				<category><![CDATA[TV]]></category>
		<category><![CDATA[fun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aryanugraha.wordpress.com/2006/07/28/setia-setiap-saat-dan-salah-ketiak/</guid>
		<description><![CDATA[Hampir setiap penikmat TV di Indonesia pernah melihat iklan komersial deodoran ini, yang terkenal dengan tag &#8220;setia setiap saat&#8221;. Produk yang dikeluarkan biasanya lebih ditujukan untuk segmen wanita, namun seingat saya ada sebuah produk deodorannya yang ditujukan untuk segmen pria.
Meskipun demikian, yang akan saya bahas dalam posting kali ini adalah iklan deodoran yang bertema &#8220;pertemuan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aryanugraha.wordpress.com&blog=273363&post=54&subd=aryanugraha&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Hampir setiap penikmat TV di Indonesia pernah melihat iklan komersial deodoran ini, yang terkenal dengan tag &#8220;setia setiap saat&#8221;. Produk yang dikeluarkan biasanya lebih ditujukan untuk segmen wanita, namun seingat saya ada sebuah produk deodorannya yang ditujukan untuk segmen pria.</p>
<p>Meskipun demikian, yang akan saya bahas dalam posting kali ini adalah iklan deodoran yang bertema &#8220;pertemuan pertama dengan cowok idaman&#8221;.</p>
<p>Sekedar berbagi (siapa tahu ada yang belum pernah melihatnya), kisah diawali saat seorang gadis keluar rumah untuk berjalan-jalan.</p>
<blockquote><p>Sang gadis memiliki harapan bahwa suatu saat ia akan dipertemukan dengan pria pujaannya. Takdir berkata lain, ia tepeleset oleh sebuah kulit pisang dan tas tangan kesayangannya terjatuh ke atas sebuah <i>skateboard</i>. Sang gadis berusaha untuk mendapatkan tas tangannya kembali tetapi skateboard tersebut terus meluncur meninggalkannya. Pada akhirnya sang gadis berhasil mendekati skateboard tersebut, namun tiba-tiba skateboard menabrak anak tangga, tas tangan terlontar. Sang gadis melompat untuk meraih tas tangannya, dan&#8230; Secara tiba-tiba muncul seorang pria dari balik pintu, tas tangan terjatuh ke atas tangannya. Lompatan sang gadis berakhir dalam pelukan pria tersebut. Dan disanalah sang gadis melihat pria idamannya. Namun&#8230;.<i>eww</i> bau tak sedap menyergap hidung pria tampan itu. Aih, ketiak sang gadis basah!</p></blockquote>
<p>Itulah cuplikan kisah iklan ini.</p>
<p>Apakah ada yang memerhatikan bahwa, sang gadis &#8220;mengoleskan&#8221; deodoran roll-on tersebut ke ketiak kiri sementara ketiak yang basah (dan bau) adalah ketiak sebelah kanan?</p>
<p>:-p</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aryanugraha.wordpress.com/54/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aryanugraha.wordpress.com/54/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aryanugraha.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aryanugraha.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aryanugraha.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aryanugraha.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aryanugraha.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aryanugraha.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aryanugraha.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aryanugraha.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aryanugraha.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aryanugraha.wordpress.com/54/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aryanugraha.wordpress.com&blog=273363&post=54&subd=aryanugraha&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aryanugraha.wordpress.com/2006/07/28/setia-setiap-saat-dan-salah-ketiak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8dfefd9f7eef9fbd21d788fc31e1ed57?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">arya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tendangan Keliling Bumi</title>
		<link>http://aryanugraha.wordpress.com/2006/07/22/tendangan-keliling-bumi/</link>
		<comments>http://aryanugraha.wordpress.com/2006/07/22/tendangan-keliling-bumi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Jul 2006 12:56:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arya</dc:creator>
				<category><![CDATA[TV]]></category>
		<category><![CDATA[fun]]></category>
		<category><![CDATA[indonesiana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aryanugraha.wordpress.com/2006/07/22/tendangan-keliling-bumi/</guid>
		<description><![CDATA[Judul yang menarik bukan?
Judul posting diilhami oleh sebuah tayangan iklan susu atau minuman energi (sebagaimana sebutan kesukaan teman-teman saya atas produk ini), yang identik dengan kemasan berwarna hijau dan generasi muda yang gemar berolah-raga dan membutuhkan energi ekstra dari susu yang diminumnya.
Iklan yang saya maksud dalam judul posting ini adalah iklan yang berkisah tentang seorang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aryanugraha.wordpress.com&blog=273363&post=49&subd=aryanugraha&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Judul yang menarik bukan?<br />
Judul posting diilhami oleh sebuah tayangan iklan susu atau minuman energi (sebagaimana sebutan kesukaan teman-teman saya atas produk ini), yang identik dengan kemasan berwarna hijau dan generasi muda yang gemar berolah-raga dan membutuhkan energi ekstra dari susu yang diminumnya.</p>
<p>Iklan yang saya maksud dalam judul posting ini adalah iklan yang berkisah tentang seorang anak yang tengah bermain sepakbola bersama teman-temannya. Setelah melewati 2 pemain belakang lawan, ia akhirnya berhadapan dengan penjaga gawang. Dengan penuh keyakinan ia menendang bola sekeras-kerasnya ke arah gawang, namun&#8230;.<br />
sayang sekali bola melesat jauh tinggi di atas gawang.</p>
<p>Dalam iklan tersebut digambarkan bahwa bola melayang tinggi ke angkasa, keluar dari atmosfer bumi dan akhirnya &#8220;seolah-olah&#8221; mengorbit di ketinggian tertentu dan berputar mengelilingi bumi.<br />
Scene iklan kemudian beralih ke situasi di dekat gawang dimana terlihat anak-anak tersebut melihat ke arah menghilangnya bola, dan&#8230;<br />
secara tiba-tiba, dari arah belakang, sebuah bola melayang masuk ke dalam gawang, bola yang sama yang telah ditendang oleh sang penyerang.</p>
<p>Berikut ini adalah tinjauan matematis atas iklan yang saya beri judul &#8220;Tendangan Keliling Bumi&#8221;:</p>
<ol>
<li>Berapa kecepatan rata-rata sebuah bola hasil tendangan seorang pemain bola?<br />
Berbeda dengan pertandingan tenis, yang biasanya mempergunakan alat pengukur kecepatan (speed gun) untuk mengukur kecepatan sebuah bola yang dipukul oleh kedua pemain, saya belum pernah melihat ada review atau penggunaan metode yang sama di sebuah pertandingan sepakbola. Meskipun demikian, jika kecepatan sebuah bola tenis bisa mencapai 100 km/jam, maka dengan mengabaikan perbedaan berat bola tenis dan bola sepak, saya dapat mengasumsikan bahwa kecepatan sebuah bola hasil tendangan seorang pemain bola akan berkisar 60 &#8211; 100 km/jam. Untuk mempermudah tinjauan ini, saya akan mempergunakan angka 100 km/jam</li>
<li>Berapa keliling <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Earth" title="Bumi" rel="tag">Bumi</a>?<br />
Data yang satu ini bersebaran di jagat maya, jadi penggunaan asumsi di-makruh-kan dalam tinjauan ini. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' />  Keliling <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Equator" rel="tag">ekuator</a> bumi adalah 40.075,02 km. Keliling ekuatorial saya pilih sebab Indonesia berada pada posisi garis ekuator sehingga data keliling ekuatorial yang saya gunakan akan mewakili kondisi iklan di atas.</li>
<li>Berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh bola di dalam iklan tersebut untuk mengelilingi bumi berdasarkan asumi-asumsi yang kita miliki di atas?<br />
Fungsi waktu dan keterkaitannya dengan jarak dan kecepatan dapat dituangkan dalam formula &#8220;d = v * t&#8221;, dimana &#8220;d&#8221; adalah jarak yang ditempuh, &#8220;v&#8221; adalah kecepatan rata-rata, dan &#8220;t&#8221; adalah waktu tempuh. Dari formula dan asumsi di atas, waktu yang dibutuhkan oleh bola untuk mengelilingi bumi adalah <strong>sekitar 401 jam</strong>. Atau <strong>kira-kira 17 hari</strong>!</li>
</ol>
<p>Paling tidak, anak-anak tersebut bisa pulang, mandi, dan melakukan aktivitas lainnya sambil menanti bola tersebut kembali, dan masuk ke dalam gawang. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aryanugraha.wordpress.com/49/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aryanugraha.wordpress.com/49/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aryanugraha.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aryanugraha.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aryanugraha.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aryanugraha.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aryanugraha.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aryanugraha.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aryanugraha.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aryanugraha.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aryanugraha.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aryanugraha.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aryanugraha.wordpress.com&blog=273363&post=49&subd=aryanugraha&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aryanugraha.wordpress.com/2006/07/22/tendangan-keliling-bumi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8dfefd9f7eef9fbd21d788fc31e1ed57?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">arya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hari Tanpa Sinetron (TV)</title>
		<link>http://aryanugraha.wordpress.com/2006/07/21/hari-tanpa-sinetron-tv/</link>
		<comments>http://aryanugraha.wordpress.com/2006/07/21/hari-tanpa-sinetron-tv/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Jul 2006 08:41:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arya</dc:creator>
				<category><![CDATA[TV]]></category>
		<category><![CDATA[events]]></category>
		<category><![CDATA[indonesiana]]></category>
		<category><![CDATA[opinion]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aryanugraha.wordpress.com/2006/07/21/hari-tanpa-sinetron-tv/</guid>
		<description><![CDATA[Dua hari belakangan ini saya menerima beberapa email (dan tentu saja feeds) tentang aksi &#8220;Hari Tanpa TV&#8221;. Acara yang digagas oleh Kidia ini akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 23 Juli 2006, bertepatan dengan Hari Anak Nasional.
Tujuan aksi &#8220;Hari Tanpa TV&#8221; adalah mendesak industri penyiaran agar benar-benar memperhatikan kepentingan masyarakat, terutama perlindungan terhadap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aryanugraha.wordpress.com&blog=273363&post=48&subd=aryanugraha&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dua hari belakangan ini saya menerima beberapa email (dan tentu saja feeds) tentang aksi &#8220;Hari Tanpa TV&#8221;. Acara yang digagas oleh <a href="http://www.kidia.org/" title="Kidia">Kidia</a> ini akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 23 Juli 2006, bertepatan dengan Hari Anak Nasional.</p>
<p>Tujuan aksi &#8220;Hari Tanpa TV&#8221; adalah mendesak industri penyiaran agar benar-benar memperhatikan kepentingan masyarakat, terutama perlindungan terhadap anak dan remaja serta menumbuhkan sikap kritis masyarakat terhadap siaran televisi. Informasi lain seputar aksi: <a href="http://www.kidia.org/news/tahun/2006/bulan/07/tanggal/21/id/15/">Aksi damai Hari Tanpa TV</a> dan <a href="http://www.kidia.org/news/tahun/2006/bulan/07/tanggal/13/id/7/" title="Mengapa perlu ada Hari Tanpa TV">Mengapa perlu ada Hari Tanpa TV</a>.</p>
<p>Tanpa bermaksud mengecilkan arti aksi tersebut di atas, ada dua hal yang terlintas di kepala saya saat mendengar dan membaca berita tentang aksi ini:</p>
<ol>
<li>Apakah &#8220;industri penyiaran&#8221; menjadi penyebab utama carut-marut siaran televisi di Indonesia?</li>
<li>Apa tolok-ukur dan target &#8220;sikap kritis&#8221; masyarakat, khususnya terhadap tayangan televisi kita?</li>
</ol>
<p>Suka tidak suka, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/TV" rel="tag">TV</a> adalah salah satu penemuan terbaik manusia di abad modern ini. Metode penyampaian data dan informasi secara audio-visual menjadi trend yang terus berkembang, bahkan hingga saat saya menulis posting ini. Sayangnya, di Indonesia, perkembangan teknologi penyiaran tidak diimbangi dengan perkembangan pengetahuan (<em>knowledge</em>), kemampuan (<em>skill</em>), dan sikap mental (<em>attitude</em>) para pelaku industri penyiaran, pemerintah, dan (<em>yang paling penting</em>) pemirsa televisi.</p>
<blockquote><p>Wah, kok pemirsa televisi di bawa-bawa?</p></blockquote>
<p>Sebagaimana industri lainnya, industri penyiaran membutuhkan pasar, yaitu pemirsa televisi, untuk memasarkan produk mereka yang berupa program dan siaran televisi. Sebenarnya posisi pemirsa televisi (kita) cukup kuat. Lihat saja bagaimana persaingan beberapa televisi swasta untuk mendapatkan &#8220;atensi&#8221; pemirsa televisi (baca: meningkatkan rating). Acara dikemas seindah mungkin, narasumber berita digunakan sebagai alat justifikasi kesahihan berita (<em>klarifikasi gempa kok nanya sama paranormal</em>), dan lainnya. Sayangnya (lagi-lagi) pemirsa melahap semua acara yang disajikan, melahap semua informasi yang diberikan. Pemerintah malah dengan bangga menyampaikan keberhasilan dan kemajuan industri pertelevisian Indonesia, sambil berpura-pura tidak tahu (atau memang tidak tahu?) keterkaitan antara jumlah jam menonton TV dengan tingkat kelulusan siswa/siswi SMP dan SMA.</p>
<p>&#8220;Apakah kita tahu&#8221;:</p>
<ol>
<li>bahwa di beberapa negara, televisi (baca: siaran televisi) dilarang untuk disaksikan oleh suatu tingkatan usia tertentu? Oleh karena itu diberlakukan sistem peringkat (rating) bagi setiap acara yang memudahkan pemirsa televisi untuk menentukan batasan usia yang diiizinkan untuk menyaksikan acara tersebut?</li>
<li>bahwa negara Swedia menetapkan aturan larangan untuk mengeksploitasi anak dibawah usia 12 tahun melalui iklan komersial?</li>
<li>bahwa anak-anak di Amerika rata-rata menghabiskan 25 jam per minggu untuk menonton TV? Studi lebih lanjut menyatakan bahwa hal tersebut memiliki pengaruh terhadap tingkat pendidikan dan tingkat kedewasaan anak.</li>
<li>bahwa hasil penelitian di New Zealand semakin mengukuhkan keterkaitan antara kelulusan atau pencapaian tingkat pendidikan dengan jumlah waktu yang dikonsumsi seorang anak untuk menonton TV?</li>
<li>jumlah waktu yang dicadangkan oleh stasiun televisi khusus untuk siaran pendidikan?</li>
</ol>
<p>Saat seorang rekan bertanya tentang siaran televisi yang paling tidak mendidik, jawaban saya cukup sederhana</p>
<blockquote><p>Sinetron</p></blockquote>
<p>Rasanya kemuakan saya atas sinetron televisi di Indonesia sudah tak tertahankan. &#8220;Udah ngga mendidik, dipanjang-panjangin lagi ceritanya&#8221;.<br />
Namun jangan lupa, sinetron menjadi suatu gambaran cerita dan angan-angan bagi masyarakat kebanyakan di negeri ini (lagi-lagi saya dipaksa untuk menyadari hal ini).</p>
<p>Masyarakat Indonesia yang gemar akan gambaran<br />
seorang remaja kaya raya yang jatuh cinta pada gadis miskin yang tinggal di pinggiran tempat sampah;<br />
gadis miskin yang ternyata adalah anak konglomerat, namun dimusuhi oleh ibu angkatnya yang digambarkan sebagai sejahat-jahatnya ibu;<br />
dan&#8230;saya yakin anda bisa menambah panjang daftar ini.</p>
<p>Secara hirarki, Pemerintah harus menjadi motor penggerak dan segera membenahi kisruhnya siaran televisi nasional melalui suatu (sebut saja) Kebijakan Penyiaran Nasional yang mencakup integrasi undang-undang penyiaran, perlindungan investasi industri dan teknologi penyiaran, undang-undang perlindungan anak, undang-undang perlindungan konsumen, perlindungan atas hak-hak asasi masyarakat di bidang ekonomi, sosial, dan budaya, serta undang-undang pendidikan nasional.</p>
<p>Sulit!? Tidak juga, <em>lha wong</em> Undang-undang pornografi dan pornoaksi yang sama sekali tidak terfikirkan oleh saya bisa digarap oleh Pemerintah.<br />
Apakah kita mampu? Pertanyaan yang lebih tepat adalah &#8220;Apakah kita mau?&#8221; Ini adalah pertanyaan akan sikap mental kita, bangsa ini.</p>
<p>Jika imbalan yang kita peroleh adalah kehidupan yang lebih baik bagi Nayya dan putra-putri bangsa ini, maka mari kita benahi bersama.<br />
Mulai dari sekarang, mulai dari yang kecil, mulai dari diri sendiri.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aryanugraha.wordpress.com/48/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aryanugraha.wordpress.com/48/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aryanugraha.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aryanugraha.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aryanugraha.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aryanugraha.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aryanugraha.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aryanugraha.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aryanugraha.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aryanugraha.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aryanugraha.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aryanugraha.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aryanugraha.wordpress.com&blog=273363&post=48&subd=aryanugraha&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aryanugraha.wordpress.com/2006/07/21/hari-tanpa-sinetron-tv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8dfefd9f7eef9fbd21d788fc31e1ed57?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">arya</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>