Jalan Santai Keliling Kota

Pagi ini Perusahaan tempat saya bekerja mengadakan acara jalan santai keluarga sebagai lanjutan peringatan hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia. Acara dimulai sejak pukul 0645 dan berakhir sekitar pukul 0800.

Namun acara tidak berhenti sampai disana, ternyata ada pembagian door-prize bagi peserta. Jumlah door-prize juga tidak main-main – 205 buah door-prize siap dibagikan bagi para keluarga karyawan.

Lalu, dimana saya, istri, dan Nayya?
Wah, kita termasuk peserta paling akhir – Nayya saja baru bangun pukul 0630. Setelah dimandikan, malah tidur lagi hingga pukul 0800. 😀

Meskipun demikian, ada pengalaman menarik, baik bagi saya dan istri maupun bagi Nayya.

Pagi ini adalah pagi pertama Nayya melihat 300-an orang dewasa dan 600-an anak-anak berkumpul dan membuat keributan pada saat yang bersamaan. Mengagumkan melihat bagaimana ia beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang berbeda dalam beberapa saat.

Tawa lepas, bingung, dan rasa takut seperti bercampur dalam setiap ekspresi yang dikeluarkannya. Yang perlu kita lakukan adalah menemaninya dan mendorongnya untuk menikmati semua yang dialaminya. Termasuk rasa takutnya saat diajak bicara oleh orang asing, tentunya.

Tips bagi orang tua dari bayi 5 bulan yang pertama kali berada di super-keramaian:

  1. Jangan ragu untuk mengenalkan semua hal baru yang ada disekitarnya, tentu saja dalam batasan yang wajar dan sesuai dengan kapasitas masing-masing bayi kita
  2. Rasa takut yang dialaminya adalah hal wajar, bayangkan saja diri kita melihat ratusan orang dengan ukuran tubuh 3 hingga 4 kali lipat tinggi tubuh kita dan 10 kali lipat lebih berat dari kita – rasa gugup seperti itulah yang mungkin dirasakannya. Tugas kita adalah membuatnya merasa nyaman dalam lingkungan tersebut. Menggendong, memeluk, meyakinkan dirinya bahwa kita akan selalu berada didekatnya, akan membantunya mengatasi rasa takut dan gugup yang dirasakannya.
  3. Mendorongnya untuk berani bertemu orang lain di dunia ini selain ayah dan bundanya memang penting namun ingat bahwa kita juga harus tahu kapan kita harus berhenti

Selamat bersenang-senang dengan putra/putri Anda.

Advertisements

Author: aryadn

blogger, microblogger, professional mining engineer, metallurgist by education, interested in mobile-street photography.

2 thoughts on “Jalan Santai Keliling Kota”

  1. wah…asiknya keliling2 kota….
    rekia waktu di bandung sempet ke gasibu…
    kebeneran mood-nya lagi bagus…semangat 45 banget…
    tapi akhirnya kita gendong paksa juga…takut keinjek euy…penuh banget

    ngliat foto nayya lg bobo, gua jadi ngantuk juga nih…

Comments are closed.