Satu Misi Seribu Motivasi

Bunbun pernah bertanya dan berkata kepada saya (secara tidak langsung),

Seberapa loyal seorang karyawan bisa dilihat dari bagaimana ia memotivasi dirinya untuk melakukan yang terbaik bahkan berkorban demi perusahaan tempat dia bekerja

Pada awalnya saya tidak begitu memikirkan perkataan tersebut namun apa yang terjadi di hari minggu yang lalu (bahkan masih berlangsung hingga hari ini) menggugah saya untuk merenungkan pertanyaan dan perkataan Bunbun.

Dimulai pada suatu pagi berkabut asap di hari Minggu. Acara kunjungan ke mess kantor, untuk meminjam kendaraan, berubah menjadi sebuah misi pagi hari. Membangunkan seorang teman yang sekaligus juga anak buah bukanlah pekerjaan yang menyenangkan, terlebih bila disertai dengan kata-kata:

Maaf, ngebangunin.
Tolong siap-siap dan rapihkan diri sebisa mungkin, kita meeting di ruang tengah. Sang GM sudah meluncur ke sini.
Ah, saat nyawa pun belum terkumpul semua, saya sudah mulai memberikan arahan dan “perintah”.

Setelah misi jelas diungkapkan di ruang tengah, semua peserta mulai bergerak. Yang satu langsung mengangkat telepon genggam, mencoba mencari keberadaan para engineer lainnya. Yang satu langsung bergerak ke tempat tujuan sambil mengangkut desktop.

Yang lainnya mengeluarkan HP, meminta izin atasan langsung para engineer untuk di-“bawah kendali operasi” atasan lainnya. Saya sendiri melakukan klarifikasi kebutuhan data pada salah seorang sahabat di ujung belahan dunia lain.

Siang hari itu juga semua bergerak ke kantor, merombak ruang meeting menjadi ruang kerja sekaligus ruang kendali operasi.
Lima orang engineer akhirnya memulai misi “kurang tidur” dan “penuh tekanan” tersebut.

Melihat mereka dari balik lensa kamera (lebih tepatnya dari LCD), membuat saya merenungkan sejenak apa yang mendorong mereka (baca: motivasi) untuk berbuat lebih bahkan di hari-hari mereka seharusnya memiliki hak untuk off duty. Jawabannya bisa beragam, mulai dari segan terhadap atasan, gila kerja, tidak ada kegiatan lain, hingga berkorban demi perusahaan adalah cita-cita saya sejak kecil. 😀

Meskipun demikian, saya yakin akan satu hal, semua berkumpul hanya demi satu misi, menyelesaikan JORC report pada waktunya. Seribu motivasi bukanlah halangan untuk mewujudkan satu misi.

Thanks, guys!

Advertisements

Author: aryadn

blogger, microblogger, professional mining engineer, metallurgist by education, interested in mobile-street photography.