Ketika Prioritas Menulis Tergeser

Pernahkah Anda mengalami situasi dimana hobi harus Anda tinggalkan demi menjalani rutinitas pekerjaan yang tidak pernah ada habisnya? Pengalaman tersebutlah yang saya rasakan selama dua bulan ini.

Tiga buah tambang dengan kapasitas produksi tahunan 12 juta ton dan jumlah perpindahan material mencapai 95 juta bank cubic meter (bcm) telah menarik fokus perhatian saya hingga ke titik terdalam. Pengalaman baru yang mengasyikan dan (tentu saja) melelahkan. 😀 Saat saya menyadari bahwa rutinitas harus dipecah, penarikan diri ternyata berlangsung dengan berat. Bahkan saat saya membuat komitmen pribadi tentang kepulangan jam kerja, janji-janji tersebut harus berulang kali di-revisi. Toh, yang paling penting adalah kesadaran diri bahwa sesuatu harus diperbaiki – namun tentu saja yang paling penting adalah pelaksanaan perbaikannya.

Ada beberapa hal yang ingin saya bagi kali ini:

  1. Yakinlah bahwa pekerjaan tidak akan pernah ada habisnya. Pekerjaan akan selalu muncul baik penanganan masalah, field work, paper work, konseling, dan jutaan ragam tumpukan pekerjaan di atas meja Anda. Karena itu, pembagian waktu, time frame, dan pendelegasian pekerjaan menjadi kunci keberhasilan kerja.
  2. Hapus pikiran bahwa semakin tinggi level Anda maka jam kerja Anda semakin panjang. Meskipun sulit, setidaknya Anda (dalam hal ini saya) harus belajar mendelegasikan pekerjaan kepada bawahan, rekan kerja, dan jika perlu atasan. 😀
  3. Buat slot waktu dalam hidup Anda untuk bersantai. Dengan bersantai Anda akan lebih fokus dalam menangani pekerjaan. Cara bersantai setiap orang akan berbeda, karena itu Anda perlu mencari cara bersantai paling efektif milik Anda sendiri. Menonton? Bermain bersama anak? Golf? Tidur?

Dan hidup harus terus berjalan, dengan pilihan yang telah dibuat, dengan komitmen yang telah dipatri. Ketika persimpangan jalan menghadang, hobi atau pekerjaan yang harus dipilih? Lho? 😀

Author: aryadn

blogger, microblogger, professional mining engineer, metallurgist by education, interested in mobile-street photography.