Merenung

Pengambilan foto ini bisa dibilang cukup sulit bagi saya. Foto diambil di atas speed boat yang tengah melaju sepanjang Sungai Berau. Ruang gerak sangat terbatas dan cahaya justru datang dari arah depan kamera. Selain itu, mendungnya minta ampun. Namun momen yang hanya sekejap masih sempat saya tangkap.

Saat itu saya tengah berusaha mengambil gambar helper motorist yang tengah memandangi mendung di langit. Saat awan tersibak, garis-garis cahaya matahari yang turun ke hutan bakau di kaki langit bagai menggambarkan peristiwa religius (that’s what my guest said).

Sayangnya, sinar cahaya dari arah depan tidak cukup kuat untuk memberikan kontras antara garis muka helper motorist dengan latar belakang. 😦

Picture fact:
Camera: Digital Ixus 900TI
Focal length: 7.7mm (35mm equiv: 39mm)
Apperture: f/8.0
Shutter: 1/200s
Flash did not fire

Advertisements

Author: aryadn

blogger, microblogger, professional mining engineer, metallurgist by education, interested in mobile-street photography.

2 thoughts on “Merenung”

  1. to Luthfi:
    Apa kabar? lama tidak berkunjung. 😀
    yang narsis itu si helper motorist, aku cuman bantuin dia biar tambah beken aja. 😛

Comments are closed.