Happy Anniversary!

3 tahun yang lalu, Bunbun adalah hadiah ulang tahun terindah saya. Saat dirinya syah menjadi istri saya seiring ucapan “syah” dari penghulu dan para wali. Masih jelas di ingatan saat saya dengan tegas mengucap ijab-kabul. Text yang membuat saya hampir tidak tidur semalaman, berulang kali menghapalkan kalimat demi kalimat. 😀

Sering Bunbun bertanya,

Mengapa 25 September?

Jawaban yang saya berikan adalah

Karena aku tidak akan pernah lupa tanggal tersebut, sebab kamu akan selalu mengingatkannya sehari sebelumnya dengan mengucapkan “happy birthday”

3 tahun, usia yang sangat belia untuk sebuah pernikahan. To tell the truth, hidup dalam satu atap baru kami alami selama 1.5 tahun. Namun, kisahnya mungkin sudah bisa jadi cerpen – kalau mau.

Perjalanan itu dimulai dengan sebuah perpisahan selama hampir 9 bulan, saat saya bekerja di Kalimantan sementara Bunbun masih harus menyelesaikan kontraknya sebagai pramugari. Nayyara, buah hati kami, menjadi kisah tersendiri. Ia baru mau “jadi” saat kami benar-benar sudah masuk dalam satu atap. 😛 Mengurus ibu hamil di triwulan pertama seorang diri. Dan di tengah rasa mual itu, Bunbun masih harus melakukan semua pekerjaan rumah tangga sendiri.

Atau bagaimana kisah saat saya harus hidup sendiri lagi saat memulangkan Bunbun untuk persiapan melahirkan. Mie instan serta nasi goreng adalah teman sejati perut saya.

Menurut saya, kami adalah sedikit dari sebagian besar orang yang akhirnya memilih untuk hidup benar-benar terpisah dari keluarga. Jauh merantau ke pulau orang tanpa sanak saudara di sekitar kami. Teman-teman dan tetangga kami lah yang pada akhirnya menjadi keluarga kami.

Semuanya menjadi kisah yang mengukir hati kami, membuat kami lebih saling menghargai.

Bunbun, happy anniversary ya!

Author: aryadn

blogger, microblogger, professional mining engineer, metallurgist by education, interested in mobile-street photography.

6 thoughts on “Happy Anniversary!”

  1. Happy Anniversary yah….salam untuk dina and nayya…bilang dina daku pindah blog…heheh…tapi masih tetap koq hpnya nomornya sama…sorry belum bisa bales telp or sms nya…biasa ibu hamil…heheheh

Comments are closed.