WhiteBook or BlackBook?

Saya adalah calon switcher.

Diawali dengan rasa kangen yang tiba-tiba pada hobi saya untuk “ngoprek” dan “ngulik”, yang hilang seiring dengan kejenuhan saya untuk ngulik PalmOS di Treo650, dua bulan ini saya mulai jatuh hati pada macbook. Dua minggu terakhir bahkan saya gencar mencari informasi seputaran macbook, mulai dari spesifikasi, cara migrasi data dari OS yang saya gunakan saat ini, bahkan iseng mengunduh installer program berekstensi dmg. πŸ˜€

Meskipun demikian dan setelah mencoba mencari informasi di internet, saya masih terganjal dengan satu hal sehubungan dengan rencana untuk switching.

white-book or black-book?

Bukan masalah spesifikasi teknis ataupun harga yang menjadi kendala saya namun lebih kepada

  1. Macbook mana yang casingnya lebih tahan aus (tentunya aus karena penggunaan)? White or black? Khususnya untuk palm-rest area.
  2. Macbook mana yang lebih mudah lecek? Meskipun “white” cenderung lebih mudah kotor, namun terkadang saya melihat “hitam” lebih mudah lecek karena sentuhan tangan atau jari yang berminyak.
  3. Macbook mana yang “ngurusnya” lebih gampang? Tentunya berkaitan dengan point nomor 2 di atas.

Oh ya, menurut saya white-book lebih eye-catching, namun black-book kesannya lebih garang. Tukataku. πŸ˜€

Ada yang bisa bantu?
Masalahnya sudah tidak tahan ingin segera switching. πŸ˜›

Advertisements

Author: aryadn

blogger, microblogger, professional mining engineer, metallurgist by education, interested in mobile-street photography.

3 thoughts on “WhiteBook or BlackBook?”

Comments are closed.