sepekan dalam kacamata dua dunia

satu buku berhasil saya selesaikan. kesempatan membaca buku sepertinya menjadi barang mewah belakangan ini.

laskar pelangi by andrea hirata.
saya rekomendasikan buku ini untuk anda baca (jika belum, maklum biasanya saya yang terlambat :-D). saya dibuat cukup terkejut saat membaca buku ini. rasa terkejut yang indah, seterkejut saat saya membaca supernova by dee. tema “segar” yang bahkan sanggup membuat saya tersenyum dan terharu (sungguh, saya bisa terharu) kala larut dalam dunia laskar pelangi.

kenaikan harga bbm, kenaikan harga atau kenaikan biaya?

Pendapat saya sudah tertuang jelas dalam posting ini. Tapi, saya tetap terkejut melihat efeknya pada kenaikan harga tiket pesawat yang akan saya tumpangi saat hendak berangkat ke Balikpapan. Naik Rp. 200.000,-

tawuran antar pelajar, bagian dari pendidikan?

musim tawuran berlanjut. selama tiada punishment yang jelas sepertinya sulit menghilangkan aksi “merasa menjadi pejuang sekolah”. kurikulumnya benar, namun siapa yang bisa membendung “pendidikan” extra-kurikuler dari para senior tentang “kenikmatan” tawuran? model penangkapan oleh polisi malah terkadang bisa menjadi efek positif karena derajat siswa yang ditangkap bisa naik. percaya atau tidak, pengalaman ditangkap justru menaikan gengsi sang pelajar. punishment yang efektif? tembak ditempat.

demonstrasi mahasiswa, menolak kenaikan harga bbm, berujung bentrok dengan aparat.

ah, tidak usah bingung. ini adalah budaya yang coba dijaga oleh para mahasiswa. para mahasiswa ini adalah para mantan penikmat tawuran saat mereka masih duduk di bangku sma. jadi jangan heran jika mereka lebih mengedepankan adu fisik dibanding adu otak. saya sempat sebal dan muak saat melihat tayangan seorang mahasiswa(?) pelontos berbaju hitam bercelana jeans yang melakukan tendangan lompat dengan gagah pada seorang polisi yang sudah jatuh terduduk. pengecut tidak punya otak dan bernyali kecil terlihat gagah di televisi. 😦

demonstrasi besar-besaran menolak kenaikan harga bbm mengakibatkan kemacetan di berbagai ruas jalan.

menurut saya kasus ini paling menarik. kemacetan jelas membuang-buang bbm. 😀  logika sederhana ini jelas membuat saya pusing, penolakan kenaikan harga justru meningkatkan biaya.

tintin by herge.

saat berkunjung ke sebuah toko buku di mal ambasador saya menyempatkan membeli dua buah buku tintin ukuran mini, tintin di sovyet dan tintin di congo. buku kenangan namun dalam ukuran mini ini rencananya sebagai barang koleksi. selain itu ukurannya yang mini juga menarik mata. 😀  hasil scan buku ini (cover only) akan saya buatkan dalam posting tersendiri.

Author: aryadn

blogger, microblogger, professional mining engineer, metallurgist by education, interested in mobile-street photography.