memajukan jam sekolah

Dimana korelasi kemajuan pendidikan dengan rencana memajukan jam sekolah?

Bukan, ini bukan tentang bagaimana memajukan jam sekolah bisa mereduksi hak anak seperti diungkapkan di sini. Saya tidak memiliki hak untuk membicarakan hak anak Anda, penduduk Jakarta. Tapi hingga saat ini saya seringkali gatal kepala dan bertanya dalam hati, “Mengapa anak sekolah yang dipilih untuk maju jam sekolahnya?” Ini tentang ketidak-cerdasan yang dipertontonkan, lagi-lagi, oleh Pemda DKI.

One big question for you, para pengambil kebijakan:

Apakah akar masalah kemacetan di kota Anda?
Jumlah anak sekolah yang begitu tinggi sehingga membuat hiruk-pikuk jalan raya?
atau
Jumlah kendaraan yang berlimpah sehingga mengakibatkan kemampetan arus lalu lintas?
Jika kendaraan, kendaraan yang mana? Kendaraan pribadi? Kendaraan umum?

Kasus ini sama dengan kasus di saat Gubernur DKI yang lama beriklan di televisi dan berkata dengan lantang

Anda tidak perlu khawatir lagi dengan bencana banjir sebab kami telah menyediakan perahu karet untuk evakuasi

Jadi, kembali, para pembuat kebijakan itu bukanlah pemimpin yang bisa menyelesaikan masalah. Mereka layaknya orang yang berbahagia telah menyembuhkan sakit gigi dengan cara mencabuti seluruh giginya.

Bapak-bapak yang mengambil keputusan, apakah saya masih boleh bertanya “Bagaimana seandainya Bapak-bapak dan para karyawan yang jam kerjanya saja maju ke jam 0600?” “Siapkah Anda dengan kondisi itu?”

Advertisements

Author: aryadn

blogger, microblogger, professional mining engineer, metallurgist by education, interested in mobile-street photography.