Odontectomy molar 3

Gigi geligi manusia ternyata tidak berevolusi. Itu yang terlintas di kepala saya. Sementara rahang manusia modern lebih kecil dari rahang manusia purba. Penyebabnya karena kecenderungan makanan manusia modern lebih lembut, sehingga pertumbuhan rahang lebih “terbatas”. Akibatnya ruang tempat gigi tumbuh menjadi terbatas, sementara jumlah gigi akan selalu tetap.

Kasus saya lebih disebabkan molar ke-3 bagian kanan dan kiri rahang bawah tumbuh tidak sempurna. Ia tidur dan tumbuh ke arah molar ke-2. Bagian kanan bahkan sama sekali tidak muncul keluar dari gusi dan tumbuh menabrak akar molar ke -2. Odontektomi adalah pilihan terbaik untuk kasus yang saya alami. Pengangkatan (bedah minor) hari Rabu kemarin sempat membuat saya gugup dan tegang. Bahkan sebelum saya duduk di kursi operasi. Hari itu, jatah molar ke-3 kiri untuk diangkat. Molar yang bermasalah harus dipotong dulu sebelum diangkat. Proses berlangsung sekitar satu jam dan molar saya harus dipotong menjadi tiga bagian.

Operasi berjalan lancar, bisa disebut tanpa nyeri yang berarti. Namun kegiatan rutinitas pasca operasi menjadi terbatas. Yang pasti, pipi rasanya masih bengkak. Sulit makan juga menjadi masalah bagi saya.

Posted via email from footprints

Author: aryadn

blogger, microblogger, professional mining engineer, metallurgist by education, interested in mobile-street photography.