The 2009 Time 100

Dalam edisi tahunan kali ini, Time mengangkat tajuk The World’s Most Influential People, orang-orang yang paling berpengaruh di dunia. Semua dalam satu paket. Sayang saya tidak memiliki edisi cetaknya. Mata tua ini lelah diajak menelusuri jejak kalimat orang-orang hebat ini, satu demi satu, melalui layar BlackBerry.

Tokoh itu ternyata benar ada di sana. SBY masuk dalam jajaran orang paling berpengaruh di dunia. Tak mengapa kriteria tak tercantum. Saat ini saya hanya ingin memuaskan rasa ingin tahu. Entah esok hari, saat logika kembali hadir. Saat itu bahkan mungkin tak pernah tiba. Karena tajuk utama media lebih gembira ketika konflik bertarung. Percaya atau tidak, saya berpikir bahwa seseorang pasti berkata, “ini bagus untuk meningkatkan pamor”. Berpengaruh atau tidak, mereka di “luar” sana mengakui SBY telah melakukan sesuatu.

Kepala boleh sama hitam. Pendapat boleh berbeda, siapapun Anda. Santun adalah budaya. Menghormati pendapat orang lain adalah bagian diri kita. Bagi saya, SBY memang mempengaruhi perjalanan negara ini. Berhasil atau gagal adalah ukuran. Tergantung apakah Anda melihat hasil atau melihat proses, itu sama-sama mengukur. Takaran seharusnya disepakati di awal, bukan?

Posted via email from footprints

Author: aryadn

blogger, microblogger, professional mining engineer, metallurgist by education, interested in mobile-street photography.