Presiden Pilihan: Megawati

Catatan:
Tulisan berikut bukan merupakan bentuk dukungan atau penolakan atas salah satu calon Presiden Republik Indonesia periode 2009 – 2014. Tulisan berikut adalah opini pribadi setelah menyaksikan tiga tayangan Presiden Pilihan di TVOne pada 20 Mei 2009 hingga 22 Mei 2009 yang memberikan kesempatan kepada para Calon Presiden untuk menyampaikan Visi dan Misi bidang ekonomi.

Tidak sulit rasanya menangkap intisari visi dan misi CaPres “paling cantik” kemarin, Ekonomi Kerakyatan. Namun sulit sekali menangkap, berdasarkan apa yang diungkapkan Ibu Mega di bagian awal maupun saat dialog, program-program implementasi ekonomi kerakyatan ini. Meski pertanyaan dijawab, namun bagi saya, semua masih menggantung. Memang, saat deklarasi awal pencalonan CaPres dan CaWaPres kemarin, Ibu Mega sudah menjelaskan bahwa program pengembangan ekonomi akan ditugaskan kepada Prabowo. But, she’s the President, right? Atau memang artinya Prabowo sebaiknya yang kemarin menyampaikan visi dan misi pengembangan ekonomi?

Meski demikian, ada beberapa yang bisa saya catat yaitu: pembangunan ekonomi kerakyatan (bagaimana model dan programnya?), peninjauan ulang kontrak-kontrak yang merugikan negara (clear), pertumbuhan ekonomi dua digit pada 2013 (did I get this right?), dan pengembangan sektor UMKM (Ibu Mega sih bilangnya UKM, apa programnya?).

Sesi pertama dialog sempat membuat saya grogi, karena sang CaPres selalu mengawali jawaban dengan, “Wah, pertanyaan yang sulit”. Meski semua pertanyaan dijawab, namun harus melalui penjelasan panjang lebar sehingga sering membuat saya tersesat.

Saya yakin, di belakang Ibu Mega, terdapat tim kuat yang akan mendukung visi dan misi pengembangan ekonomi ini dengan program-program terarah.

[end]

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Advertisements

Author: aryadn

blogger, microblogger, professional mining engineer, metallurgist by education, interested in mobile-street photography.