Selamat ulang tahun Nayyara

Nayyara,

1 Maret 2006, 4 tahun yang lalu, adalah awal dari semua perjalanan hidup kami bersamamu. Diawali dari sebuah tangis yang pecah di pagi hari, dirimu adalah warna baru keluarga kecil kita. Tawa dan tangis adalah kisah Ayah dan Bunbun yang tak pernah berhenti menjadi sebuah kalimat lengkap karena ia selalu berlanjut dengan kisah baru lainnya. Kisah yang membentang dari tangis kecil pagi itu hingga detik ketika Ayah mencoba menumpahkan isi hati ini, saat ini.

Tangis secara perlahan berubah menjadi susunan kata tanpa ragu. Langkah kecilmu secara pasti menjadi lompatan-lompatan penuh energi. Itulah dirimu, Nayya. Energi dan matahari kehidupan bagi keluarga kecil ini, yang mengalir lepas menembus batas ruang dan waktu. Selama Al Quran di hatimu, batas energi itu adalah dirimu sendiri. Ayah dan Bunbun adalah kaki penyangga kisah kita bersama. Sampai saat sayapmu kukuh dan kakimu teguh untuk membentuk kisahmu sendiri, berbaur dalam gemuruh dunia.

Nayyara,
Tiada hari tanpa doa yang terpanjat untuk dirimu. Kebaikan adalah impian semua, impian Ayah dan Bunbun. Mimpi sebuah masa depan yang lebih baik bagi dirimu, Nayya. Semoga kami bisa melapangkan hati saat nanti dirimu memilih jalan dengan kepala tegak dan hati teguh. Semoga kami mampu melihatmu melesat terbang sendiri dan memberi warna indah bagi peradaban manusia.

Selamat ulang tahun, Nayyara. Doa kami di nadimu.

Posted via email from footprints

Author: aryadn

blogger, microblogger, professional mining engineer, metallurgist by education, interested in mobile-street photography.