Tidak ada yang tidak akan saya lakukan untuk pendidikan anak-anak saya

Saya pikir semua orang tua akan melakukan hal yang sama seperti saya dan istri saya. Pendidikan yang (kami pikir) layak adalah prioritas kami berdua. Bahkan hal ini pula yang mendorong kami untuk memutuskan hidup berbeda pulau.

Meski demikian mayoritas model pendidikan di Indonesia yang saya tahu adalah model pendidikan satu arah, pengajaran. Bukan pelatihan. Hal ini sering saya lihat saat saya "diharuskan" untuk membimbing para fresh graduate untuk "siap" bekerja. Kelebihan mereka yang mengecap pendidikan tinggi adalah metodologi problem solving di dalam"otak" mereka lebih baik. Melihat akar permasalahan dan mencari solusi yang tepat.

Racun yang sering menghantui adalah kebanyakan mereka terlalu fokus pada permasalahan, bukan solusi. Ini yang mendorong saya untuk mengajarkan kepada putri-putri saya untuk selalu mencari solusi dari setiap permasalahan, sekecil apapun, yang mereka hadapi.

Putri-putri saya memiliki masa depan mereka sendiri. Bahu yang kuat, tangan yang sigap, dan kaki yang lincah, didukung pemahaman yang luas, adalah modal mereka untuk menantang masa depan. Saya dan bunbun ada di belakang mereka.

Author: aryadn

blogger, microblogger, professional mining engineer, metallurgist by education, interested in mobile-street photography.