Nasi merah pecel Madiun

Akhir minggu lalu saya berkesempatan mengunjungi Yogyakarta, menghadiri pertemuan tiga bulanan kantor, yang untuk kesempatan kali ini dilaksanakan di kota Yogyakarta.

Saya tidak ingat kapan terakhir kali mengunjungi kota ini. Kapan pun itu, salah satu tujuan sampingan ke kota ini adalah, tentu saja, wisata kuliner. Apa yang saya cari? Gudeg! Malam, pagi, siang, dan kembali malam, menu makan saya selalu ada gudeg dan krecek.

Meskipun demikian, salah satu menu breakfast yang sempat saya cicipi adalah nasi pecel Madiun. Ini menu kesukaan saya saat kecil jika berkunjung ke rumah Mbah di Ngawi.

Sedikit berbeda dengan nasi pecel biasanya, nasi pecel ini adalah nasi merah. Saya sebut nasi merah pecel Madiun. Sebenarnya menu asli yang ditawarkan tetap standar, yaitu nasi putih. Namun saya ditawari untuk memodifikasi nasinya menjadi nasi merah. Dan saya langsung setuju.

Rasanya? Tetap selangit.

Oh, ya! Salah satu pelengkap nasi pecel ini adalah peyek kedelai hitam. Saya rasa peyek ini khas daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur saja. Yang pasti, rasa kangen dengan masakan jawa terobati.

Author: aryadn

blogger, microblogger, professional mining engineer, metallurgist by education, interested in mobile-street photography.