Akal dan hati

Kehidupan pada dasarnya adalah kesetimbangan – tanpa pengecualian. Namun manusia adalah sosok sempurna dari kecenderungan dan keberpihakan.

Pilihan adalah kebebasan yang harusnya terkendali. Pengendalinya adalah akal dan hati masing-masing. The truth is not out there. The truth lies inside.

Akal tanpa hati membutakan, namun hati tanpa akal berujung pada emosi tak terkendali.

Seberapa sering kita terjebak dan berpihak pada salah satu sisi?

Author: aryadn

blogger, microblogger, professional mining engineer, metallurgist by education, interested in mobile-street photography.