Gudeg Yu Djum Yogyakarta

Masih dalam acara liburan di Yogyakarta dan masih di hari pertama (dua hari yang lalu), menu makan siang saya adalah: GUDEG. Warung gudeg yang saya kunjungi adalah warung gudeg Yu Djum. Kata orang, warung gudeg ini adalah salah satu warung yang menyediakan gudeg yang lezat dan selalu ramai dikunjungi orang.

Saya bukan ahli kuliner, tapi saya memang suka gudeg kering. Yu Djum memang menyediakan gudeg kering. Meski kalau disuguhkan bermacam-macam gudeg di atas meja, saya pasti bingung mana gudeg Yu Djum atau Bu Tjitro atau masakan gudeg lainnya. Salah satu kelemahan gudeg Yu Djum adalah sajian kreceknya terlalu sedikit. Entah ini memang ciri khas Yu Djum atau selera saya yang berbeda.

Salah satu hal menarik tentang wisata kuliner saya di Yogyakarta pada hari pertama adalah masakan sedap tidak lantas terhidang dari warung yang apik dan modern. Masakan sedap seperti sego pecel Bu Wiryo dan gudeg Yu Djum justru terhidang di warung sederhana dan klasik. Jadi, jangan pernah menilai cita rasa masakan dari wujud warungnya.

Author: aryadn

blogger, microblogger, professional mining engineer, metallurgist by education, interested in mobile-street photography.