Buku atau film?

Adaptasi film dari sebuah buku sepertinya memang dibuat agak berbeda meski dengan alur cerita yang relatif sama. Ini adalah kesimpulan saya dari beberapa film adaptasi yang saya tonton.

Kenapa? Apakah karena memang media film memiliki batasan-batasan (atau justru kelebihan-kelebihan) yang tidak dimiliki buku? Atau memang penulis cerita di film menghendaki penonton mendapatkan persepsi yang berbeda yang tidak akan didapatkan pembaca?

Yang manapun alasannya, entah mengapa saya tetap lebih menyukai versi buku dibandingkan film. Bahkan untuk film Bourne series, versi buku menurut saya lebih “menarik” dibandingkan film – meski saat ini saya baru membaca buku pertama dari seri ini, Bourne Identity – itu pun belum tamat.

Author: aryadn

blogger, microblogger, professional mining engineer, metallurgist by education, interested in mobile-street photography.