Masih tentang kereta api

Ini masih berkaitan dengan posting saya sebelumnya tentang perjalanan berkereta api dari Bandung ke Jakarta.

Saat di perjalanan, putri saya bertanya mengapa (bantalan) rel kereta api ditutupi batu kerikil. Nah, pertanyaan yang gampang-gampang susah. Meski jawaban bercanda-nya banyak, saya yakin yang dimaksud oleh putri saya ini adalah pertanyaan dari rasa ingin tahunya.

Malamnya, saya mengajak putri saya mencari jawaban pertanyaan tersebut di internet. Ternyata latar belakang penempatan batu kerikil ini berkaitan dengan alasan teknis dari rel dan kereta api itu sendiri.

Baru kerikil (yang pada dasarnya lebih tepat disebut ballasts) ini berfungsi untuk menyebarkan distribusi beban dari rel dan bantalan ke dasar sehingga beban tidak terpusat. Selain itu batu kerikil ini juga berfungsi untuk meredam getaran saat kereta melaju di atas rel. Salah satu musuh utama konstruksi adalah air. Batu kerikil di bagian dasar ini berfungsi juga sebagai pori untuk mengalirkan air agar tanah di bagian dasar rel kereta api tidak cepat mengalami erosi.

Jadi nak, ternyata itulah alasan teknis mengapa sepanjang rel kereta api ada batu kerikil.

Author: aryadn

blogger, microblogger, professional mining engineer, metallurgist by education, interested in mobile-street photography.