Makna citra dan pencitraan

Apakah makna sebuah kata bisa bergeser?

Saat ini kata “citra” dan “pencitraan” sering digunakan dalam ranah politik. Namun kata ini, menurut penilaian saya, mengalami perubahan makna. Saat ini citra lebih memiliki makna “USAHA untuk meningkatkan nilai” dan beban kata cenderung negatif.

Apakah ini hanya penilaian saya saja?

Advertisements

iPhone 5 is lighter, but at what cost?

If Apple knew that the iPhone 5′s anodized aluminium was easily scuffed, why didn’t it use stainless steel instead? The obvious answer is weight; the iPhone 5 is some 20 grams lighter than the iPhone 4S, most of which probably stems from the aluminium chassis. It could also be an aesthetic design decision: Maybe Jony Ive wanted an anodized finish, and so aluminium had to be used.

// Excerpt from Extreme Tech.

That’s somehow the big question, though it won’t stop all fanboys out there to get the iPhone 5, but i figure most of them won’t accept any scuffing or chipping on their precious iPhone. Will you?

Apa yang sebaiknya dikatakan wanita tentang berat badan mereka?

Berapa berat badanmu?

Reaksi wanita atas pertanyaan di atas sangat beragam. Berikut adalah opini saya

Jika Anda merasa berat Anda adalah 20 kg, maka sebaiknya Anda mengatakan:
"Berat saya duapuluh kilogram."

Jika Anda merasa berat Anda adalah 45 kg, maka sebaiknya Anda mengatakan:
"Berat saya empatpuluh lima kilogram."

Jika Anda merasa berat Anda adalah 60 kg, maka sebaiknya Anda mengatakan:
"Berat saya enampuluh kilogram."

Jika Anda merasa Anda adalah wanita sensitif, tidak percaya diri, dan Anda pikir Anda gemuk, maka katakan:
"Beraninya Anda bertanya seperti itu kepada wanita."

Jadilah wanita yang penuh percaya diri.

iPhone will always be iPhone

Is it New iPhone? Or iPhone 5?

Well, personally I think iPhone will always be iPhone, no matter what the iteration is. Take a look at the backside of your iPhone. It is written "iPhone". Not iPhone 4 or iPhone 4S. That must be it, at least until September 12 when it is launched.

So, iPhone will always be iPhone.

Tweeting my old blogpost

I’ve been looking for native and independent app(s) without luck to recycling my old blogpost into Twitter. I have more than 1,000 blogpost currently. Looking into my blog stat, there are posts from Y11, even from Y10, which are keeping its position into top posts, which drives traffic to my blog. So, why not tweeting my old post?

Up to this moment, Tweet Old Post plugin for WordPress is the only solution to tweet randomly old blog posts – using predefine criteria. Unfortunately, it is available only for self-hosted WordPress blog.

There are native and independent apps which enable me to buffer and schedule my tweets. Bufferapp and Timely are several independent apps to handle buffering. Yet, the problem is you need to maintain the tweet – which I consider as semi-manual method of recycling my old post.

Well, worth trying, at least.

Eksperimen instagram

Beberapa hari terakhir ini saya melakukan eksperimen kecil pada
account instagram saya: memasukan teknik dan tahapan post processing
atas photo yang saya upload.

Saat saya melihat sebuah photo yang menarik di instagram saya selalu
mencoba menggali jejak-jejak tahapan post processing di dalam
komentar-komentar photo tersebut. Biasanya yang terungkap hanya
aplikasi yang digunakan – setidaknya akam berguna pada tahap awal.
Namun yang lebih sering terjadi adalah saya tidak mendapatkan
informasi apapun berkaitan dengan teknik atau tahapan post processing
meski komentar photo tersebut bisa mencapai puluhan.

Atas alasan tersebut, diawali dari tiga photo terakhir – sejak 8 Mei
2012, saya memasukan informasi tentang tahapan dan teknik post
processing yang saya lakukan untuk mendapatkan hasil photo yang saya
upload ke instagram. Saya harap tambahan informasi ini akan memudahkan
user-user lain yang mengikuti account instagram saya untuk mendapatkan
inspirasi dalam melakukan post processing technique bagi photo mereka.