Roti bakar srikaya buatan sendiri

Saat hujan tadi malam, bunbun membuatkan roti bakar srikaya. Lezat, terlebih ditemani teh hangat.

Photo taken using iPhone 4 // Camera for shooting, HDR Mode // Snapseed for Cropping >> Tune Image for Ambiance +40 >> Center focus.

Advertisements

The 1st winner of fun english Kindergarten 1. Ayah bangga dan terharu

Img01225-20110523-1232

Bunbun siang ini mengirimkan sebuah BBM berisi gambar piala. Di bagian bawah piala tertulis “The 1st Winner of Fun English Kindergarten 1”. Pada awalnya saya terkejut. Saya tidak pernah ingat jika Nayyara mengikuti atau bahkan bercerita tentang suatu lomba apapun. Status sebagai pindahan terkadang membuat saya bertanya-tanya apakah Nayyara bisa mengejar semua ketertinggalannya, khususnya dalam Bahasa Inggris.

Alhamdulillah. Kejutan yang menyenangkan. Betapa bangganya saya dan Bunbun melihat kemajuannya sejauh ini. Meski gaya cueknya sering membuat saya gelisah namun Nayyara masih bisa mengejar ketertinggalannya.

Terus berjuang ya, Nak. Doa ayah dan bunda selalu menyertai dirimu

Meet the new model

Img01032-20110501-1008

It’s been difficult to take picture(s) of Nayyara because she keeps avoiding any camera lens. But then my wife told me that it was Nayyara who requested to be captured by camera and, the funny thing, she keeps doing the “v” thing every time being captured.

Tidak ada yang tidak akan saya lakukan untuk pendidikan anak-anak saya

Saya pikir semua orang tua akan melakukan hal yang sama seperti saya dan istri saya. Pendidikan yang (kami pikir) layak adalah prioritas kami berdua. Bahkan hal ini pula yang mendorong kami untuk memutuskan hidup berbeda pulau.

Meski demikian mayoritas model pendidikan di Indonesia yang saya tahu adalah model pendidikan satu arah, pengajaran. Bukan pelatihan. Hal ini sering saya lihat saat saya "diharuskan" untuk membimbing para fresh graduate untuk "siap" bekerja. Kelebihan mereka yang mengecap pendidikan tinggi adalah metodologi problem solving di dalam"otak" mereka lebih baik. Melihat akar permasalahan dan mencari solusi yang tepat.

Racun yang sering menghantui adalah kebanyakan mereka terlalu fokus pada permasalahan, bukan solusi. Ini yang mendorong saya untuk mengajarkan kepada putri-putri saya untuk selalu mencari solusi dari setiap permasalahan, sekecil apapun, yang mereka hadapi.

Putri-putri saya memiliki masa depan mereka sendiri. Bahu yang kuat, tangan yang sigap, dan kaki yang lincah, didukung pemahaman yang luas, adalah modal mereka untuk menantang masa depan. Saya dan bunbun ada di belakang mereka.